
MAJAPAHITNEWS.COM – Upaya meningkatkan budaya literasi di Kabupaten Ponorogo masih menghadapi tantangan. Data Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Ponorogo menunjukkan bahwa indeks kegemaran membaca masyarakat pada tahun 2024 berada di level 57,4, angka yang masih tergolong sedang.
Capaian tersebut memang sedikit lebih baik dibandingkan tahun 2023 yang berada di angka 57,1. Namun demikian, bila dibandingkan dengan kondisi tahun 2022, skor tersebut justru mengalami penurunan sekitar satu persen dari sebelumnya yang mencapai 58,7. Kendati begitu, secara jangka panjang terjadi tren peningkatan sejak 2020.
Kepala Bidang Layanan dan Informasi serta Kearsipan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Ponorogo, Sari Windrawati, menyebut perkembangan literasi dalam beberapa tahun terakhir sebenarnya cukup menggembirakan bila dilihat dari titik awalnya.
“Kalau dibandingkan indeks tahun 2020 yang hanya 42, skor pada tahun tahun-tahun terakhir sudah menggembirakan. Kegemaran membaca di Ponorogo masuk kategori sedang,” kata Sari Windrawati.
Menurutnya, faktor lingkungan menjadi salah satu variabel utama yang memengaruhi tingkat kegemaran membaca masyarakat. Kebiasaan yang terbentuk sejak usia dini, khususnya di dalam keluarga, memiliki pengaruh besar terhadap minat baca anak hingga dewasa.
“Kalau anak-anak berteman dengan sebayanya yang suka membaca atau tergabung dalam komunitas baca dan menulis, maka minat bacanya akan tumbuh,” terangnya.
Hal senada juga disampaikan Ketua Komunitas Read Aloud Ponorogo, Maria Kurniawati. Ia menilai pembiasaan membaca paling efektif dimulai dari rumah melalui contoh nyata yang diberikan orang tua kepada anak-anak.
“Dari kebiasaan yang dicontohkan langsung oleh orang tua,” jelas Maria.
Maria menambahkan, keterbatasan ekonomi seharusnya tidak lagi menjadi alasan rendahnya aktivitas membaca. Saat ini, berbagai fasilitas publik telah menyediakan akses bacaan yang luas, baik secara konvensional maupun digital.
“Tidak selalu harus dengan membeli buku. Perpustakaan sudah membuka dunia membaca yang sangat luas,” tambahanya.***
